Minggu, 19 November 2017

commodity  Commodity

Harga Minyak Terpukul Oleh Penurunan Prospek Permintaan

Selasa, 2 September 2014 22:00 WIB
Dibaca 677

Monexnews - Harga minyak mentah merosot pada hari Selasa, seiring kekhawatiran atas kekacauan baru di Libya teredam oleh pelemahan prospek permintaan dari beberapa konsumen utama 'emas hitam'. 

Pertumbuhan manufaktur zona Euro dilaporkan melambat sedikit melampaui perkiraan pada bulan Agustus. Sementara pertumbuhan sektor pabrik China tergelincir ke level terendah 3-bulan pada bulan lalu, yang menambah kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan permintaan minyak.

Di sisi geopolitik, pecahnya kekacauan baru di Libya berpotensi memupus harapan tentang kenaikan ekspor minyak salah satu anggota OPEC itu. Pemerintah Libya mengatakan telah kehilangan kendali atas sebagian besar kementerian dan lembaga negara yang terletak di Tripoli, menyusul kembali maraknya aksi kelompok-kelompok bersenjata. Aksi kekerasan terjadi seiring normalisasi terminal minyak negara Afrika Utara itu, dimana output dikabarkan telah mencapai 700.000 barrel per hari pada akhir bulan lalu dari 155.000 barrel per hari yang tercatat pada bulan Mei.

Fokus pelaku pasar minyak juga masih belum dapat lepas dari krisis di Ukraina, dimana eskalasi ketegangan antara Ukraina dan Rusia telah mendorong Uni Eropa untuk mempertimbangkan pemberian sanksi lebih lanjut kepada Moscow. Penambahan sanksi berpotensi memicu respon dari Rusia dengan menghentikan pasokan gas alam ke Eropa, yang pada gilirannya bisa mendorong permintaan untuk minyak mentah sebagai sumber energi alternatif. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar