Senin, 27 Maret 2017

commodity  Commodity

Harga Minyak Terseret Pelemahan Prospek Ekonomi Global

Selasa, 7 Oktober 2014 23:16 WIB
Dibaca 582

Monexnews - Harga minyak mentah kembali berada di bawah tekanan pada hari Selasa, dengan bergerak mendekat level terendah sejak April 2013, seiring prospek permintaan yang lemah dan melimpahnya pasokan meredam efek dari pelemahan Dollar AS

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan November ditawarkan pada kisaran $89.40 per barrel atau sekitar 0,8% di bawah harga penutupan kemarin.

IMF hari ini memangkas proyeksi pertumbuhan global untuk tahun 2014 dan 2015, seiring melebarnya gap antara negara-negara yang tengah menuju pemulihan dan tidak. Pengumuman tersebut bisa melukai prospek permintaan minyak bulanan yang sangat bergantung pada outlook ekonomi makro. Sentimen di pasar minyak kian memburuk pasca data output industri Jerman mencatat penurunan terbesar sejak awal 2009, yang mengindikasikan pelemahan permintaan lebih lanjut. 

Kejatuhan harga minyak yang dramatis selama beberapa bulan terakhir telah menyebabkan beberapa analis berpendapat jika era harga yang relatif tinggi akan segera berakhir menyusul kenaikan tingkat produksi yang lebih cepat dari konsumsi.

Untuk selanjutnya fokus investor akan tertuju ke data mingguan stok minyak mentah AS, yang akan dirilis American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Administration (EIA), untuk mengukur pertumbuhan permintaan di konsumen minyak utama dunia. Para analis memperkirakan persediaan minyak mentah AS meningkat 1,4 juta barrel sepanjang pekan lalu menjadi 358 juta barrel. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar