Jumat, 20 Oktober 2017

commodity  Commodity

Harga Minyak WTI Terluka Atas Tingginya Suplai di AS

Jumat, 22 Agustus 2014 14:19 WIB
Dibaca 687

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate menuju penurunan mingguan kelima, itu adalah penurunan terpanjang dalam sembilan bulan, di tengah naiknya suplai bensin di AS dan tanda-tanda melambatnya ekonomi China.

Kontrak berjangka hanya sedikit berubah di New York dan turun sebesar 3.6% pada pekan ini. Suplai bensin di AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia, berekspansi sebesar 585.000 barel pada pekan lalu menjadi 213.3 juta, data di tunjukan oleh Energy Information Administration. Suplai sebelumnya di proyeksi uuntuk penurunan dalam survei Bloomberg News. Indeks awal manufaktur China hasilnya di bawah estimasi analis kemarin, hasil tersebut meningkatkan kecemasan atas berkurangnya permintaan minyak di sana.

"Pasar telah mengurangi sebagian besar resiko premium yang terkait dengan harga minyak dan fokus pada fundamental permintaan dan suplai," kata Ric Spooner, kepala analis di CMC Markets di Sydney yang memprediksi bahwa investor mungkin akan membeli kontrak jika WTI turun ke kisaran $92.50 oer barel. "Kekhawatiran masih pada tidak seimbangnya antara suplai dan permintaan."

Minyak WTI untuk kontrak bulan Oktober bergerak di kisaran $93.56 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada pukul 14.15 wib. Kontrak naik sebesar 51 sen menjadi $93.96 kemarin. Volume dari semua kontrak berjangka yang di perdagangkan sekitar 18% di bawah rata-rata 100 hari. Harga minyak telah turun sebesar 4.6% pada tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar