Sabtu, 22 Juli 2017

commodity  Commodity

IEA Perkirakan Permintaan Minyak Global Bertambah

Rabu, 15 April 2015 15:38 WIB
Dibaca 529

Monexnews - Tingkat permintaan minyak akan mengalami kenaikan tahun ini lebih dari estimasi sebelumnya, menurut perkiraan dari International Energy Agency (IEA), yang dirilis hari Rabu. Ekspektasi dari IEA untuk kenaikan cukup tajam pada tingkat permintaan minyak di tahun 2015 terjadi setelah Iran mengusulkan negara anggota Organisation of Petroleum Exporting Countries (OPEC) untuk memangkas produksi. Harga minyak saat ini diperdagangkan pada sekitar setengah harga bulan Juni tahun lalu, membuat negara dan perusahaan produsen minyak sulit meraup laba.

Kendati penurunan harga, sejumlah produsen terus menambah jumlah suplai, dengan Arab Saudi, eksportir terbesar di OPEC, yakin bahwa penurunan harga akan membuat produksi minyak jenis shale AS yang lebih mahal menjadi kurang ekonomis. Bagaimanapun juga, sejumlah negara produsen minyak kecil di Timur Tengah turut merasakan dampak penurunan harga minyak. Menteri perminyakan Iran Bijan Zanganeh menguruslkan agar OPEC memangks tingkat quota produksi setidaknya sebanyak 5% pada hari Selasa, menurut situs Kementerian Perminyakan setempat. Hal tersebut terjadi setelah negara besar dunia menyepakati kesepakatan kerangka kerja dengan Iran terkait program nuklirnya, memicu kecemasan kelebihan suplai yang bertambah pada pasar minyak jika sanksi Iran dicabut.

Kuartal pertama yang berada di bawah ekspektasi dan situasi perekonomian global yang terus membaik akan menaikkan tingkat permintaan global, menurut IEA. IEA memperkirakan tingkat permintaan untuk mencapai 93.6 juta barel per hari di tahun 2015, naik sebanyak 90,000 barel per hari dari proyeksi sebelumnya. Meski suplai minyak masih terus naik, sekitar 1 juga barel per hari di bulan Maret, menjadi 95.2 juta barel per hari, dengan tingkat produksi OPEC mencapai level bulanan tertinggi dalam hampir selama 4 tahun, ucap IEA. Hal ini menandakan bahwa dinamikan suplai dan permintaan masih harus mengalami penyesuaian lebih lanjut sebelum harga minyak dapat pulih. IEA mengatakan setelah proses penyeimbangan kembali pasar yang selama berbulan-bulan mulai dari keruntuhan harga minyak, investor mungkin berhadap mendapat kejelasan terhadap dampak suplai dan permintaan. Meski demikian, dalam beberapa hal, outlook hanya akan menjadi lebih suram.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar