Jumat, 24 Maret 2017

breaking-news Klaim Awal Pengangguran AS naik menjadi 258K pekan lalu dari sebelumnya 243K, estimasi 240K

commodity  Commodity

IEA: Tanpa Pengurangan Output, Kejatuhan Harga Minyak Akan Terus Berlanjut

Jumat, 14 November 2014 19:13 WIB
Dibaca 673

Monexnews - Fase penurunan harga minyak mentah kemungkinan masih akan berlanjut hingga memasuki semester pertama tahun 2015, terkecuali output global berkurang, berdasarkan laporan terbaru International Energy Agency yang dirlis hari Jumat. 

Harga minyak mentah telah merosot sekitar 30% sejak bulan Juni, yang menghantarkannya ke posisi terendah 4-tahun, di tengah pertumbuhan permintaan yang lesu dan surplus pasokan akibat booming produksi di Amerika Utara. Kendati IEA memprediksi pertumbuhan permintaan akan kembali meningkat pada tahun depan, setelah anjlok ke level terlemah 5-tahun pada tahun 2014, penurunan tajam permintaan masih mungkin terjadi pada awal tahun 2015. Sementara supply minyak yang kuat sejauh ini juga belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

Dalam laporan pasar minyak bulanannya, IEA mengatakan produksi OPEC turun 150.000 barrel per hari pada bulan Oktober seiring penurunan kecil dari beberapa anggota kartel mengimbangi kenaikan output dari Libya. Namun total produksi sebesar 30,6 juta barrel per hari masih berada jauh di atas kesepakatan batas kuota yang sebesar 30 juta barrel per hari. OPEC tercatat telah melampaui batas kuota produksi selama 6 bulan berturut-turut, menurut IEA.

Tanpa adanya pemangkasan produksi dari OPEC, penurunan berkelanjutan dalam harga minyak bisa menekan produsen-produsen lain yang berbiaya lebih tinggi. Awal pekan ini kepala ekonom IEA, Fatih Birol, mengatakan bahwa harga minyak yang bertengger di kisaran $80 per barrel bisa menggerus investasi proyek-proyek minyak shale AS hingga 10% pada tahun depan.

(vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar