Monexnews - Krisis ekonomi berkepanjangan turut mempengaruhi prospek permintaan minyak mentah dunia.
The International Energy Agency (IEA) hari ini memperingatkan bahwa lambatnya pertumbuhan ekonomi global dapat menghambat kenaikan volume permintaan minyak setiap tahun. Pertumbuhan demand minyak untuk tahun 2012 direvisi sebanyak 300.000 barel per hari menjadi 0,9 juta barel per hari dan kemudian susut 400.000 barel per hari lagi ke 0,8 juta barel per hari di tahun 2013.
Menurut data bulanan IEA, suplai minyak global naik 0,3 juta barel per hari setiap bulan tahun hingga menjadi 90,7 juta barel per hari di bulan Juli. Negara non-OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) menyumbang 60% terhadap kenaikan itu. Minyak mentah pengiriman Septemberkini terpantau melemah ke level $92.75 per barel sepanjang sesi Eropa.
(dim)

Komentar