Senin, 27 Maret 2017

commodity  Commodity

Irak Proyeksikan Kenaikan Ekspor, Minyak Melamah

Sabtu, 2 Mei 2015 4:56 WIB
Dibaca 3393

Monexnews - Minyak melemah pada hari Jumat, tertekan oleh Irak yang mengatakan tingkat ekspor akan naik ke level tertinggi 30 tahun, disaat yang sama produksi dari Organization of the Petroleum Exporting Countries masih berada pada level tertinggi sejak akhir tahun 2012.

Meski melemah, namun minyak tetap berhasil mencatat penguatan dalam tujuh pekan beruntun, dan sepanjang bulan April naik 25%, menjadi penguatan bulanan terbesar dalam hampir enam tahun terakhir. Untuk pertama kalinya sejak bulan November, persediaan minyak di Cushing Oklahoma, pusat pengiriman minyak AS, mengalami penurunan dalam sepekan yang berakhir 24 April. Laporkan yang dirilis Energy Information Administration pada hari Rabu tersebut memunculkan ekspektasi produksi dan persediaan minyak AS akan segera menurun.

Penurunan harga minyak di hari Jumat sedikit terpangkas setelah laporan mingguan dari perusahaan Baker Hughes menunjukkan masih berlanjutnya penurunan jumlah rig yang beroperasi di AS. Jumlah rig yang beroperasi telah turun dalam 21 pekan beruntun, pada pekan ini jumlah rig yang aktif berkurang sebanyak 21 menjadi 679, dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebanyak 1.527.

Minyak mentah WTI pada perdagangan Jumat ditutup pada level $59,26 per barel, dengan level tertinggi harian $59.90 dan terendah $58,32. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar