Selasa, 23 Mei 2017

commodity  Commodity

Jepang Menunda Impor Gandum Rekayasa Genetik AS

Jumat, 31 Mei 2013 12:09 WIB
Dibaca 1022

Monexnews - Jepang telah menunda sebagian impor gandum dari AS, akibat ditemukannya rekayasa genetik pada perkebunan gandum di AS. Agriculture Department AS mengumumkan penemuan tersebut pada haru Rabu. Rekayasa genetik gandum selama ini tidak di ijinkan di perkebunan gandum AS. Jepang merupakan salah satu pasar ekspor gandum terbesar AS. Duta Besar Jepang untuk AS, Katsuhiro Saka, mengatakan Jepang telah membatalkan pesanan gandum western white dan sebagian gandum feed-grade dari Pasific Northwest. Katsuhiro menambahkan, Jepang sedang menunggu informasi lebih lanjut dari Agriculture Departement AS. Banyak negara di seluruh dunia tidak menerima impor makanan dengan rekayasa genetic, dan AS mengekspor hampir setengah tanaman gandumnya.

Jepang mengimpor sekitar 90% gandum, dengan jumlah 5 juta metric ton per tahun,  dengan 3 juta metric ton berasal dari AS. Jepang telah menunda impor 25.000 metrik ton gandum western white, yang biasanya digunakan untuk membuat ku.

Gandum rekayasa genetic ditemukan ketika pekerja di perkebunan gandum Eastern Oregon sedang membersihkan perkebunan dan menumukan sepetak tanaman gandum yang bukan miliknya. Para pekerja tersebut kemudian menyemprot tanaman gandum tersebut beberapa kali, namun tidak mati. Hal ini membingungkan pemilik perkebunan, yang kemudian mengambil beberapa tangkai dan mengirimnya ke laboratorium universitas pada awal Mei.

Pada tahun 2011 Oregon berhasil menjula gandum sebesar $492 juta, dan 90% dari penjualan tersebut merupakan ekspor. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar