Selasa, 26 September 2017

commodity  Commodity

Jumlah Ekspor Minyak AS Mungkin Akan Bertambah

Kamis, 26 Juni 2014 8:27 WIB
Dibaca 648

Monexnews - Pihak Amerika Serikat mungkin akan memperbolehkan ekspor minyak mentah sebanyak 750,000 barel per hari, berdasarkan langkah baru pemerintah menentukan kualifikasi untuk ekspor. Produsen, pihak penyulingan, dan perusahaan jalur pipa sedang mempertanyakan sebenarnya seberapa banyak pemerintah Obama melonggarkan posisi ekspor minyak mentah setelah Departemen Perdagangan pada tanggal 24 Juni mengatakan telah mengkategorikan sejumlah minyak yang diproses dengan ringan dapat diekspor. AS telah melarang sebagian besar ekspor minyak mintah selama 4 dekade.

Sekitar 750,000 barel perhari dari minyak yang diproduksi dari kilang minyak jenis shale AS adalah jenis ultra-light yang dikenal sebagai minyak hasil kondensasi, ucap Michael Wojciechowski, kepala Americas downstream research for Wood Mackenzie Ltd. Lebih dari 70% minyak hasil kondensasi di AS datang dari kilang Eagle Ford di Texas, di mana mayoritas melalui proses pembakaran gas khusus, ucap Amrita Sen, kepala ekonom minyak untuk Energy Aspects Ltd. di London.

Departemen Perdagangan telah memberikan izin agar minyak hasil kondensasi dapat di eskpor setelah melewati sejumlah proses, yang dikenal sebagai stabilisasi, karena masih dapat dianggat sebagai produk hasil penyulingan. Meski sebagian besar ekspor minyak mentah dilarang, produk hasil penyulingan dapat diekspor tanpa batasan. Stabilizer pada kilang minyak sepanjang Gulf Coast AS mungkin dapat mencapai kapasitas lebih dari 200,000 barel per hari, menurut Eric Lee, strategis komoditas untuk Citi Research.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar