Jumat, 15 Desember 2017

commodity  Commodity

Kebijakan Pemerintah Thailand Berpotensi Picu Kejatuhan Harga Beras Dunia

Jumat, 29 Maret 2013 20:19 WIB
Dibaca 897

Monexnews -

Thailand berencana untuk menjual 500,000 metric ton beras di pasar dunia dengan harga rugi untuk mengurangi stok cadangan beras dan menggantikan dengan gandum sesuai program pemerintah.

Kebijakan lama pemerintah untuk membayar petani lebih besar pada produksi beras pada pasar internasional telah menyebabkan kesulitan pembiayaan negara dan membahayakan posisi Thailand sebagai eksportir papan atas gandum dunia dan memicu kecemasan dari World Trade Organization (WTO).

Pejabat resmi Thailand juga menyatakan bahwa pemerintah akan mengurangi kompensasi petani beras pada bulan ini ke level yang mendekati harga beras di pasar internasional, sehingga menimbulkan kemarahan bagi para petani. Bangkok juga kemungkinan akan menghentikan pembelian hasil panen padi yang yang berkualitas rendah.

Produsen beras rival seperti India dan Vietnam mengamati rencana Thailand ini karena obral jutaan ton beras ke pasar beras dunia yang sudah tersupply cukup baik berpotensi memicu kejatuhan harga.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar