Minggu, 28 Mei 2017

commodity  Commodity

Kecemasan Atas Libya & Irak Dongkrak Harga Minyak

Rabu, 8 Januari 2014 3:38 WIB
Dibaca 697

Monexnews -

Minyak menguat pada hari Selasa, seiring munculnya kecemasan terbaru tentang produksi Libya dan pertempuran di Iraq membantu harga rebound setelah penurunan lima sesi terakhir.

Harga bensin AS memimpin kenaikan harga, naik sebanyak 1.5% seiring dengan cuaca yang terdingin dalam beberapa dekade telah memicu beberapa gangguan di kilang yang telah membatasi pasokan, sementara itu kondisi yang dingin telah memicu permintaan bahan bakar untuk mesin pemanas.

Angkatan laut Libya telah melepaskan tembakan setelah sebuah kapal tanker yang memuat minyak mentah di pelabuhan Es Sider di sita, meredam prospek pemulihan produksi lebih lanjut setelah pengaktifan kembali kilang minyak utama El Sharara yang telah memimpin penurunan harga minyak.

Produksi minyak di kilang El Sharara naik menjadi 340.000 barel perhari, yang mana pada hari Selasa telah memompa sebanyak 277.000 barel perhari. Kembali produksi penuh akan naikan produksi minyak Libya lebih dari dua kali lipat,  yang mana telah turun menjadi 250.000 barel perhari dari 1.4 juta barel perhari di bulan Juli.

Kekerasan di Irak dan kemungkinan meningkatnya ketegangan menjelang pemilihan parlemen di bulan April juga telah memicu kecemasan tentang pasokan minyak dari produsen minyak terbesar kedua di Timur Tengah.

Minyak mentah AS naik sebanyak 24 sen untuk settle di $93.67 perbarel. Kontrak telah turun dalam lima sesi terakhir, berakhir 53 sen lebih rendah pada hari Senin.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar