Senin, 29 Mei 2017

commodity  Commodity

Kecemasan Emerging Market Hambat Reli Minyak

Senin, 3 Februari 2014 21:56 WIB
Dibaca 493

Monexnews -

Minyak mentah AS berjangka berupaya untuk bangkit setelah sempat tertekan sebelumnya akibat data indeks PMI China bulan January yang jatuh ke level terendah 6-bulan menimbulkan kekhawatiran lemahnya permintaan minyak dari Emerging market.

Terpantau sejauh ini harga minyak mentah AS berjangka menguat tipis 0.11% di level $97.60 per barrel, setelah sempat menguat ke level $97.94 per barrel dan level terendah hariannya di $96.78 per barrel.

Meski menguat, namun diperkirakan kenaikan harga minyak masih terbatas seiring kekhawatiran outlook ekonomi di negara emerging dan imbas negatif nya terhadap prospek permintaan minyak. Kerapuhan emerging market sendiri terpicu oleh tapering program stimulus The Fed dan potensi pelambatan ekonomi China.

Selain itu harga minyak juga terbebani oleh penguatan Dollar AS, dimana para investor mengantisipasi data tenaga kerja AS yang naik signifikan setelah sempat melemah di bulan Desember lalu. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar