Minggu, 28 Mei 2017

commodity  Commodity

Kecemasan Irak, Penguatan Bursa Saham Topang Harga Minyak

Jumat, 20 Juni 2014 21:14 WIB
Dibaca 754

Monexnews - Minyak diperdagangkan dekat level tinggi 9 bulan pada hari Jumat, menuju kenaikan mingguan kedua, seiring kekerasan di Irak meningkatkan kecemasan mengenai suplai minyak. Sementara bursa saham masih menguat. Ditopang oleh milyaran dollar yang dialirkan oleh Federal Reserve AS ke dalam perekonomian global di bawah program quantitative easing miliknya, bursa saham merespon pesan dari Gubernur the Fed Janet Yellen mengenai inflasi pekan ini.

"Kejadian di Irak akan terus mendikte arah pasar dan menopang harga minyak untuk sementara waktu di level tinggi," ucap Barbara Lambrecht, analis pada Commerzbank di Frankfurt. Kenaikan harga minyak mungkin akan mendorong laba perusahaan minyak besar namun dapat menimbulkan kenaikan biaya dan inflasi bagi perekonomian global. Spekulasi bahwa the Fed akan mengabaikan kenaikan inflasi selama tingkat pertumbuhan membaik mendorong bursa saham untuk menguat, dan bursa saham Eropa kembali menguji sebesar 0.1-0.3% pada hari Jumat.

"Skenario tingkat suku bunga rendah dan lambatnya perkembangan pada perekonomian terus berlanjut, dengan pasar tidak tergerak oleh berlanjutnya kecemasan geopolitik," ucap Michael Hewson, kepala analis pasar pada CMC Markets di London. "Terhadap hal tersebut bursa saham kemungkinan akan terus tertopan, meski perdagangan hari ini nampak cukup berhati-hati seiring mendekati akhiw pekan, mengingat apa yang dapat terjadi di Irak."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar