Senin, 23 Januari 2017

commodity  Commodity

Kecemasan Timur Tengah Mereda, Minyak Terjungkal

Sabtu, 12 Juli 2014 2:47 WIB
Dibaca 600

Monexnews - Harga minyak mentah anjlok lebih dari $2 per barel pada hari Jumat, menuju penurunan mingguan ketiga seiring kecemasan mengenai gangguan suplai di Timur Tengah dan Afrika Utara mereda. Minyak jenis Brent dan minyak mentah AS telah pulih di sesi sebelumnya, mengakhiri penurunan harian beruntun paling panjang dalam setahun. Namun dalam perdagangan hari ini aksi juga kembali marak, mendorong harga minyak mentah AS turun sebanyak $2.12 untuk ditutup di sekitar level $100.72 Kecemasan mengenai suplai minyak mereda di Timur Tengah dan Afrika kendati adanya ketegangan geopolitik di Irak, Libia, dan Gaza.

Ladang minyak El Sharara di wilayah selatan Libia menaikkan tingkat produksi dan telah mendorong output minyak Libia menjadi 350,000 barel per hari, menurut juru bicara National Oil Corp pada hari Kamis. Bagaimanapun juga, anali memperingatkan bahwa butuh waktu berbulan-bulan untuk menaikkan tingkat produksi dan masih mungkin keresahan kembali terjadi. Di Irak, aktivitas ekspor dari pelabuhan Basra di wilayah selatan terus berlanjut kendati adanya pemberontakan islamik. Militan Sunni bertempur dengan tentara pendukung Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki mencoba memasuki markas militer di propinsi Diyala bagian timur laut kota Baghdad pada hari Kamis, menurut salah satu sumber dan petugas lokal.

Sementara itu, investor sedang menantikan data GDP kuartal kedua China pekan depan untuk menilai outlook permintaan bahan bakar pada negara konsumen minyak terbesar kedua di dunia tersebut. Di Amerika Serikat, Departemen Energi mengatakan pihaknya telah merencanakan untuk menimbun pasokan bensin untuk wilayah timur laut guna merespon potensi gangguan suplai akibat musim badai 2014.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar