Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Moody's turunkan peringkat kredit China, AUDUSD turun 20 pip ke 0.7453

commodity  Commodity

Kekhawatiran Pasokan Topang Apresiasi Harga Minyak

Selasa, 29 Januari 2013 20:52 WIB
Dibaca 543

Monexnews - Harga minyak mentah terus merangsek naik hingga mendekati level $97 per barrel pada hari Selasa, setelah kerusuhan di Timur Tengah dan penutupan kilang di Pantai Timur AS mengembalikan kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak mentah.

Saat ini minyak mentah untuk kontak pengiriman bulan Maret diperdagangkan pada kisaran $96.60 per barrel atau sekitar 0,05% di atas harga penutupan kemarin, setelah sempat menyentuh harga tertinggi harian di $96.95 per barrel.

Katalis positif bagi harga minyak datang seiring eskalasi kekerasan di Aljazair dan Mesir, yang berpotensi mengancam jalur pasokan dari kawasan kaya minyak tersebut. Aksi penyanderaan yang kembali terjadi di Aljazair telah memicu serangan terhadap salah satu pipa pasokan negara, yang memaksa raksasa minyak Inggris BP Plc. mempertimbangkan kembali rencana untuk memulai pengeboran di Libya yang berbatasan langsung dengan Aljazair.

Dari AS, berita tentang penutupan kilang di Timur Laut telah memicu penurunan proyeksi pasokan minyak dari kawasan tersebut. Pada hari Senin kemarin, Hess Corp. mengumumkan tentang rencana mereka untuk menutup kilang minyak di Port Reading, New Jersey, pada akhir Februari mendatang. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

kristianto galuwo 31 Januari 2013
bagaimana dengan minyak mentah di iran?