Selasa, 24 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

commodity  Commodity

Kesepakatan Baru Iran Menggerus Harga Minyak

Senin, 13 Januari 2014 18:44 WIB
Dibaca 559

Monexnews - Minyak mentah kembali diperdagangkan melemah pada hari Senin setelah 6 negara kekuatan utama dunia berhasil mencapai kesepakatan baru dengan Iran untuk menghentikan program nuklirnya selama 6 bulan berikutnya. Presiden AS Barack Obama dikabarkan juga telah mendesak Kongres untuk tidak menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Iran.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Februari ditawarkan pada kisaran $91.90 per barrel atau sekitar 0,85% di bawah harga penutupan hari Jumat.

Pada hari Minggu lalu Kementerian Luar Negeri Iran dan Uni Eropa mengatakan jika blok barat dan Iran telah mencapai kesepakatan baru, yang diharapkan akan membuka jalan bagi penyelesaian kebuntuan panjang atas ambisi nuklir Teheran. Kesepakatan baru itu akan mulai berlaku pada 20 Januari mendatang.

Sanksi internasional atas program nuklir Teheran telah menahan sekitar 1 juta barrel per hari pasokan minyak mentah ke pasar global. Namun kesepakatan awal yang dicapai pada 24 November tahun lalu telah memicu spekulasi bahwa ekspor minyak mentah Iran akan segera kembali ke kapasitas normal.

Harga minyak mentah sempat mencatat kenaikan pada hari Jumat lalu setelah data Non Farm Payrolls AS yang lebih lemah dari perkiraan menghidupkan kembali harapan bahwa Federal Reserve akan kembali mempertimbangkan pengurangan program stimulus dalam pertemuan kebijakan akhir bulan Januari. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar