Senin, 29 Mei 2017

commodity  Commodity

Khawatir akan China, Minyak Melemah

Jumat, 11 April 2014 5:55 WIB
Dibaca 486

Monexnews - Minyak mentah WTI  ditutup melemah untuk pertama kalinya dalam tiga sesi terakhir, tertekan oleh lemahnya data ekonomi China dan prospek naiknya ekspor minyak Libya. Ekspor China secara tidak terduga turun dalam dua bulan beruntun pada bulan Maret, impor juga dilaporkan menurun, mempertegas pelambatan aktivitas manufaktur dan pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. China juga merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia, melambatnya perekonomian China dapat menyebabkan turunnya permintaan minyak

Sementara itu, pemerintah Libya berencana untuk memberangkatkan tanker minyak pertama dari pelabuhan Hariga setelah pemberontak menyerahkan kembali terminal minyak tersebut ke pemerintah awal pekan ini. Kemungkinan pulihnya kapasitas ekspor Libya akan menaikkan persediaan minyak dunia, sehingga menekan harga minyak.

Pelabuhan Hariga dapat memuat 110.000 barel perhari, atau 8,5% dari kapasitas ekspor Libya sebesar 1,3 juta barel per hari. Namun sejak satu tahun belakangan output minyak Libya turun 1 juta barel perhari akibat penutupan pelabuhan oleh para pemberontak, menjadikan Libya produsen minyak terkecil di OPEC.

Minyak pada perdagangan kemarin ditutup pada level $103,40 per barel, dengan level tertinggi intraday $103,81 dan terendah $103,10. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar