Selasa, 24 Januari 2017

commodity  Commodity

Kisruh Libya Coba Bantu Performa Minyak

Selasa, 23 Desember 2014 10:54 WIB
Dibaca 580

Monexnews - Minyak mencatatkan penguatan tipis di awal sesi Asia setelah kisruh Libya coba meredakan kekhawatiran investor terhadap melimpahnya supplai di pasar. Aksi militan kini menyebar hingga Melitah, wilayah pelabuhan ekspor minyak terbesar No.4 di Libya. Sejauh ini, belum ada gangguan terhadap terminal ekspor di Melitah namun investor sepertinya cukup cemas terutama setelah militan berhasil menguasai 2 fasilitas ekspor minyak terbesar, Es Sider dan Ras Lanuf. Minyak Nymex kini diperdagangkan $56.05; coba menjauhi level rendah harian $55.28

Kisruh Libya ini memberikan sentimen positif untuk minyak yang kemarin cukup terpukul oleh komentar menteri perminyakan Arab Saudi yang tegaskan eksportir minyak terbesar di dunia tersebut tidak akan memangkas produksi minyaknya untuk merespon kejatuhan harga minyak. Libya merupakan salah satu anggota OPEC. Libya memiliki cadangan minyak terbesar untuk wilayah Afrika, namun negara tersebut hanya memiliki kapasitas produksi 350.000 barel per hari, menurut laporan Bloomber. Kapasitas produksi Libya tersebut cukup kecil jika dibandingkan dengan kapasitas produksi Arab Saudi yang mencapai 10 juta barel per hari. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar