Rabu, 26 Juli 2017

commodity  Commodity

Konflik Libya Menopang Penguatan Minyak

Selasa, 17 Februari 2015 4:20 WIB
Dibaca 729

Monexnews - Minyak mentah WTI bertahan di dekat level tertinggi harian seiring prediksi penurunan stok minyak global setelah adanya berita pengeboman di ladang minyak terbesar Libya, Sarir. Penyerangan oleh Mesir dengan target ISIS yang berada di Libya membakar jalur pipa penyaluran minyak dari ladang minyak El Sarir. Jumlah produksi minyak mentah Libya yang berkisar 350.000 barel per hari di bulan Januari akan berkurang 185.000 barel per hari menyusul penyerangan yang membakar jalur distribusi minyak mentah dari El Sarir. Produksi minyak Libya pernah mencapai 1,6 juta barel per hari, sebelum turunnya Muammar Khadafi. Libya merupakan salah satu anggota OPEC dan menyimpan cadangan minyak mentah terbesar di benua Afrika.

Volume perdagangan juga berkurang setengahnya seiring tutupnya pasar AS karena hari libur. Harga minyak berada di kisaran $52.73 per barel, dengan level tertinggi $53.51 dan level terendah harian $52.08. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar