Selasa, 24 Januari 2017

commodity  Commodity

Konflik Suriah Dorong Minyak

Selasa, 27 Agustus 2013 19:20 WIB
Dibaca 875

Monexnews - Minyak pada perdagangan hari ini berhasil menguat tajam setelah pada perdagangan kemarin sempat melemah sekitar 0.5% akibat anjloknya data durable goods orders AS. Menurut Departemen Perdagangan AS durable goods orders pada  bulan Juli anjlok 7,3% menjadi $ 226,6 milyar. Selain itu data core durable goods orders, yang tidak memasukkan sektor transportasi, juga anjlok 0.6% pada bulan Juli, sementara ekonom memprediksi kenaikan sebesar 0.6%.

Meningkatnya tensi ketegangan di Suriah memicu penguatan minyak pada perdagangan hari ini. Amerika Serikat mengatakan bahwa Presiden Suriah bertanggung jawab terhadap serangan senjata kimia pada pihak sipil pekan lalu, dan meminta pemerintah Suriah bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut. Investor mengkhawatirkan kemungkinan AS akan melancarkan aksi militer ke Suriah, yang dapat mengganggu pasokan minyak.

Minyak saat ini diperdagangkan pada kisaran $108.14 per barel dengan level terendah intraday sebesar $105.86 per barel, dan sempat menyentuh level tertinggi harian sebesar $108.53 per barel. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar