Kamis, 25 Mei 2017

commodity  Commodity

Konflik Suriah Menopang Rally Minyak

Senin, 17 Juni 2013 19:59 WIB
Dibaca 542

Monexnews - Harga minyak mentah merangsek naik ke level tertinggi 9-bulan pada awal pekan ini, menyusul merebaknya kecemasan atas potensi penyebaran konflik di Suriah ke negara-negara lain di kawasan Timur Tengah.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Juli diperdagangkan pada kisaran $98.15 per barrel atau sekitar 0,15% di atas harga penutupan hari Jumat, setelah sempat menyentuh harga tertinggi sejak 9 September tahun lalu di $98.71 per barrel.

"Pergerakan harga minyak saat ini kembali dipengaruhi oleh aspek geopolitik," kata analis Commerzbank dalam sebuah catatan. "Keputusan AS untuk memasok senjata kepada pemberontak di Suriah telah mengancam merubah perang saudara di Suriah menjadi perang proxy antara kekuatan dunia, mengingat bahwa Rusia masih terus memberikan dukungan militer kepada rezim al Assad."

Kendati Suriah bukan merupakan produsen utama minyak mentah, kedekatannya dengan beberapa negara eksportir besar telah memicu kekhawatiran akan menyebarnya kekerasan ke negara-negara kaya minyak.

Rusia sendiri pada hari Jumat lalu telah mengecam keputusan AS untuk mempersenjatai pemberontak. Sementara Presiden AS Barack Obama dikabarkan akan melakukan pembahasan khusus tentang Suriah dengan Presiden Rusia Vladimir Putin selama KTT G8 yang berlangsung pada hari Senin dan Selasa di Irlandia Utara. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar