Selasa, 26 September 2017

commodity  Commodity

Konflik Ukraina & Pertemuan Arab-Rusia Mendorong Sentimen Pasar Minyak

Kamis, 12 Februari 2015 9:30 WIB
Dibaca 707

Monexnews - Harga minyak mentah beranjak sedikit lebih tinggi pada sesi perdagangan Asia hari Kamis menyusul kembali memanasnya konflik antara tentara Ukraina dan gerakan separatis pro-Rusia. Sentimen juga terbantu oleh optimisme atas pertemuan Arab Saudi dan raksasa energi Rusia, Gazprom, yang membahas kerjasama antara produsen minyak OPEC dan non-OPEC.

Di tengah berlangsungnya pembicaraan perdamaian di Belarus, yang melibatkan para pemimpin Perancis, Jerman, Ukraina dan Rusia, Kyiev melaporkan jika 19 tentara Ukraina tewas dalam sebuah serangan yang dilancarkan separatis pro-Rusia di dekat kota Debaltseve. Yang menyebabkan beberapa kerugian terburuk selama konflik yang telah berlangsung sekitar 9 bulan itu.

Sementara Menteri Perminyakan Arab Saudi, Ali al-Naimi, dikabarkan telah bertemu dengan Viktor Zubkov yang merupakan chairman Gazprom, raksasa energi yang dikendalikan oleh pemerintah Rusia. Dan salah satu yang menjadi topik utama pembahasan dalam pertemuan itu adalah tentang kerjasama antara produsen minyak OPEC dan non-OPEC.

Namun kenaikan harga minyak nampaknya masih terbatasi oleh laporan Energy Information Admintration (EIA) pada hari Rabu, yang menunjukkan peningkatan pasokan minyak sebesar 4,9 juta barrel dalam pekan yang berakhir 6 Februari. Mendorong persediaan minyak komersial AS menyentuh level tertinggi dalam setidaknya 80 tahun terakhir, menjadi 417,9 juta barrel. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar