Senin, 24 Juli 2017

commodity  Commodity

Krisis Libya Diprediksi akan Jaga Performa Harga Minyak

Selasa, 3 Juni 2014 13:55 WIB
Dibaca 560

Monexnews - Krisis geopolitik masih menjadi motor penggerak harga minyak mentah dunia di tahun 2014. Minimnya stabilitas di bidang pemerintahan Libya merupakan salah satu isu yang rawan menggoyang pasar komoditi. 

Perang saudara di Libya telah menggerus porsi persediaan minyak dunia. Kini hasil produksi dari negara tersebut tercatat 86% lebih rendah dibandingkan volume suplai sebelum terjadinya perang, yang mencapai 1.6 juta barel per hari. Tidak hanya itu, laju produksi diperkirakan belum akan pulih sampai tahun depan.

Menurut bank investasi Barclays, pertentangan politik di Libya akan membuat volume produksi tetap tidak stabil sehingga penurunan harga minyak sulit untuk terjadi dalam waktu dekat. "Libya akan menjadi 'anak nakal' yang membayangi pergerakan harga minyak di tahun 2014 hingga 2015 mendatang," ulas Barclays dalam rilisnya. Kontrak minyak Nymex WTI terpantau naik 15 sen ke posisi $102.62 siang ini.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar