Senin, 24 Juli 2017

commodity  Commodity

Krisis Ukraina – Rusia Bawa Minyak Sentuh $102

Selasa, 29 April 2014 22:41 WIB
Dibaca 769

Monexnews - Minyak mentah WTI kembali menguat setelah Amerika Serikat, dan Uni Eropa memberikan sanksi tambahan bagi Rusia akibat berlarut-larutnya krisis yang terjadi di Ukraina. Krisis yang tak kunjung usai tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu pasokan minyak mentah dari Rusia, yang merupakan salah satu produsen minyak terbesar.

AS memberikan sanksi kepada 7 warga Rusia dan 17 perusahaan yang memiliki hubungan dengan Presiden Rusia. Sementara Uni Eropa memberikan sanksi terhadap 15 warga Rusia.

European Commission mengatakan Rusia, Ukrana, dan Uni Eropa akan bertemu pada hari Jumat di Warsawa, Polandia, untuk membicarakan masalah keamanan energi. Pertemuan tersebut akan diwakili menteri energi masing-masing, dan merupakan yang pertama kali sejak pecahnya krisis di Ukraian, yang memicu kekhawatiran akan pasokan gas ke Eropa. Uni Eropa kemungkinan akan mencari jaminan dari Rusia agar tidak menghentikan pasokan gas ke Eropa akibat krisis tersebut.

Selain itu persediaan minyak AS yang diperkirakan kembali naik juga tetap menjadi perhatian. Persediaan minyak AS pada pekan lalu berada pada level tertinggi dalam 83 tahun terakhir, setelah Energy Information Administration melaporkan persediaan minyak yang berakhir 18 April naik 3,52 juta barel, menjadi 397,7 juta barel.

Minyak mentah WTI saat ini diperdagangkan pada kisaran $101,69 per barel, setelah sempat menyentuh level tertinggi harian $102,18, dan terendah $100,79. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar