Senin, 23 Oktober 2017

commodity  Commodity

Kuwait Dukung Arab Saudi Pertahankan Produksi Minyak OPEC

Selasa, 14 Oktober 2014 13:06 WIB
Dibaca 1016

Monexnews - Dua negara terbesar anggota OPEC mengatakan mereka tidak akan memangkas tingkat produksi minyak dalam waktu dekat untuk mengatasi penurunan harga, sinyal bahwa OPEC kemungkinan tidak akan mengabulkan permintaan Venezuela untuk pertemuan darurat. Sementara negara produsen menginginkan kenaikan harga, tidak ada "ruang" bagi mereka untuk mencapai hal tersebut dengan memangkas suplai, ucap menteri perminyakan Kuwait pada Kuwait News Agency kemarin. Arab Saudi, yang memproduksi hampir sepertiga dari ouput OPEC bulan lalu, tidak akan memangkas jumlah pasokan minyaknya dalam jumlah banyak hingga akhir tahun, menurut salah sat sumber dekat.

“Langkah Arab Saudi adalah yang terpenting dan kami masih belum melihat apapun,” ucap Katherine Spector, strategis komoditas pada CIBC World Markets Inc. di New York. “Venezuela tidak dapat berbuat banyak dan mengubah keadaan.” Negara produsen minyak terbesar OPEC, tarmasuk Arab Saudi, Irak, Iran, memberikan potongan harga paling besar setidaknya sejak tahun 2998 untuk konsumen di Asia dalam usaha mempertahankan bagian pasarnya di tengah melimpahnya suplai minyak global yang mendorong harga minyak menuju pasar bearish. Presiden Venezuela Nicolas Maduro memberikan instruksi untuk menggelar pertemuan darurat, ucap menteri luar negeri Venezuela 10 Oktober lalu.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar