Rabu, 18 Oktober 2017

commodity  Commodity

Langkah Arab Saudi Beresiko Memicu Perang Harga Antar Anggota OPEC

Rabu, 6 Agustus 2014 22:58 WIB
Dibaca 809

Monexnews - Arab Saudi pada hari Rabu merilis harga jual minyak resmi untuk bulan September, dimana mereka menawarkan diskon besar untuk buyer Asia dan AS sementara menaikkan harga untuk Eropa. Sebuah langkah yang dinilai ekonom energi, Phil Verleger, akan meningkatkan persaingan dalam memperebutkan pangsa pasar.

Meningkatnya output minyak shale telah menyebabkan impor minyak AS dari Afrika Barat menurun, sehingga memaksa negara-negara seperti Nigeria untuk mengalihkan pengiriman minyak mereka ke pasar lain seperti Asia. Yang menempatkan Nigeria dalam kompetisi langsung dengan Arab Saudi serta anggota OPEC dari Timur Tengah lainnya.

Dengan memangkas harga jual untuk Asia dan AS, sementara menaikkan harga jual untuk Eropa, Riyadh nampaknya bermaksud mengirimkan sinyal kepada Nigeria serta negara-negara produsen lainnya untuk untuk menargetkan pasar Eropa dan tidak menurunkan harga secara agresif di pasar Asia.

Sebagai produsen terbesar OPEC, Arab Saudi dapat melakukan penyesuaian dengan mengurangi output atau harga jual mereka sendiri agar lebih kompetitif guna mempertahankan pangsa pasarnya. Sebuah faktor yang beresiko memicu perang harga di antara anggota OPEC. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar