Rabu, 18 Januari 2017

commodity Commodity

Laporan API Dongkrak Kinerja Minyak WTI

Rabu, 7 Mei 2014 8:51 WIB
Dibaca 499

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate menguat untuk hari kedua setelah sebuah laporan menunjukkan bahwa cadangan minyak menurun di AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka naik sebanyak 0.5% di New York. Cadangan minyak menyusut sebanyak 1.82 juta barel pada pekan lalu seiring menurunnya cadangan minyak di Cushing, Oklahoma, di laporkan oleh American Petroleum Institute (API). Cadangan minyak kemungkinan meningkat lebih jauh dari rekor tertingginya, ini di tunjukan dalam survey Bloomberg News sebelum di rilisnya data terpisah dari Energy Information Administration pada hari ini. AS saat ini sedang bernegosiasi dengan Uni Eropa untuk sanksi tambahan untuk Rusia, dua pejabat Gedung Putih mengatakan kepada Kongres kemarin.

“Cadangan di Cushing kemungkinan akan menuju tingkat dasar pada saat ini,” kata Ric Spooner, kepala analis di CMC Markets di Sydney yang memprediksi bahwa investor mungkin akan menjual kontrak minyak WTI jika naik ke $100.50 per barel. “Harga mungkin akan lebih lemah jika tidak ada gejolak di Ukraina.”

Minyak WTI untuk kontrak bulan Juni naik sebanyak 62 sen menjadi $100.12 per barel dalam perdagangan di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran 100.03 pada pukul 08.51 wib. Kontrak minyak naik sebanyak 2 sen menjadi $99.50 kemarin. Volume dari semua kontrak berjangka yang di perdagangkan sekiar 37% di bawah rata-rata pergerakan 100 hari. Minyak WTI telah menguat sebanyak 1.5% pada tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar