Senin, 11 Desember 2017

commodity  Commodity

Laporan Dari China Dan Peningkatan Rig AS Bebani Harga Minyak

Jumat, 3 Juli 2015 11:04 WIB
Dibaca 7185

Monexnews - Harga minyak anjlok pada hari Jumat karena meningkatnya jumlah rig AS yang memicu ketakutan atas kelebihan suplai dan juga setelah regulator China membuka investigasi pada dugaan manipulasi pasar saham.

Harga minyak mentah AS diperdagangkan dikisaran $56.72 per barel pada pukul 10.56 WIB, turun sebesar 21 sen dari harga penutupan terakhir mereka.

Itu berarti bahwa harga minyak mentah AS telah jatuh dari kisaran harga $57 $62 per barel yang telah terjaga sejak awal bulan Mei.

Sementara itu harga minyak Brent jauh lebih stabil, hanya turun sekitar 3 sen di $62.04 per barel. Namun kontrak masih dalam tren penurunan yang sudah terjadi sejak awal Mei dan harga telah terlihat turun hampir 10 persen.

Analis dari salah satu bank di Selandia Baru mengatakan bahwa sentimen negatif telah terbendung dari kenaikan jumlah rig AS (sebanyak 12 menjadi 640), setelah turun untuk bulan keenam.

Meningkatnya jumlah rig AS telah menambah mendekati rekor produksi oleh OPEC dan Rusia.

Sementara itu para tarder juga mengatakan bahwa pasar komoditas Asia jaug tekena dampak dari laporan bahwa regulator China telah membuka penyelidikan terhadap tersangka manipulasi pasar setelah melonjak lebih dari 20% di pasar saham China sejak pertengahan Juni.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar