Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

commodity Commodity

Laporan Dari IEA Memperdalam Bearish Minyak

Jumat, 12 Desember 2014 20:07 WIB
Dibaca 864

Monexnews -  Minyak memperpanjang pelemahannya di bawah $60 per barel di New York dan tergelincir ke level terendah dalam lima tahun seiring International Energy Agency memangkas perkiraan permintaan untuk tahun 2015 untuk ke empat kalinya dalam lima bulan terakhir.

Minyak WTI anjlok sebanyak 1.9% di New York, bersiap untuk penurunan hampir 10% pada pekan ini. IEA Mengurangi estimasi untuk permintaan pertumbuhan minyak global di tahun 2015 menjadi 230,000 barel per hari seiring turunnya harga minyak telah melukai negara-negara produsen seperti Rusia. Output AS, yang sudah berada di level tertinggi tiga dekade, akan terus naik di tahun 2015, ujar IEA.

WTI telah anjlok sebesar 20% sejak OPEC memutuskan untuk meninggalkan batasan output tidak berubah pada bulan lalu, menolak seruan dari para anggota yang termasuk di antaranya Venezuela untuk memangkas produksi untuk menstabilkan harga. Arab Saudi, Irak, dan Kuwait, yang merupakan tiga produsen terbesar di OPEC, pada bulan ini telah memperdalam diskon pada pengiriman minyak ke Asia, meningkatkan spekulasi bahwa mereka akan bertempur untuk pangsa pasar.

"Reli ke bawah tampaknya akan masih berlanjut pada harga minyak," kata Ole Sloth Hansen, seorang analis di Saxo Bank A/S di Copenhagen. "Laporan dari IEA menegaskan momentum negatif yang terlihat akhir-akhir ini, kecuali kita melihat pengurangan produksi."

Minyak WTI untuk bulan Januari turun sebanyak $1.15 menjadi $58.80 per bare, itu adalah adalah level terendah sejak Juli 2009 dan saat ini bergerak di kisaran $59.08 pada pukul 20.06 wib. Harga telah anjlok sebesar 40% pada tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar