Sabtu, 22 Juli 2017

commodity  Commodity

Laporan EIA Gagal Menghadang Penurunan Harga Minyak

Rabu, 10 September 2014 23:41 WIB
Dibaca 661

Monexnews - Harga minyak mentah menyentuh level terendah 16-bulan pada hari Rabu, di tengah berlanjutnya kekhawatiran tentang melimpahnya pasokan dan melemahnya permintaan global. Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Oktober ditawarkan pada kisaran $91.60 per barrel atau sekitar 1,3% di bawah harga penutupan hari Selasa.

Harga minyak mentah juga tertekan oleh apresiasi Dollar AS, yang membuat harga komoditas berdenominasi mata uang AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Sementara laporan Energy Information Administration (EIA) menunjukkan persediaan minyak mentah AS kembali berkurang pada pekan lalu, seiring kenaikan tajam stok bensin dan minyak distilasi akibat meningkatnya aktivitas pengilangan. Persediaan minyak mentah turun 1 juta barrel pada pekan lalu, lebih kecil jika dibandingkan ekspektasi penurunan 1,1 juta barrel dari para analis.

Impor minyak mentah AS dilaporkan juga turun sebesar 54.000 barrel per hari pada pekan lalu. Lonjakan produksi shale oil di AS telah menggantikan sebagian impor dari Afrika Barat, Eropa dan daerah lainnya. Sehingga mendorong pasokan melimpah di Atlantik Basin dan Asia, yang mendatangkan tekanan bagi harga minyak dunia.

Untuk selanjutnya fokus investor akan tertuju ke pertemuan tahunan Menteri Perminyakan negara-negara Teluk Arab di Kuwait pada hari Kamis, yang kemungkinan juga akan membahas tentang harga minyak terkini yang telah turun di bawah level nyaman OPEC. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar