Sabtu, 22 Juli 2017

commodity  Commodity

Laporan IEA Meredam Rally Harga Minyak

Selasa, 10 Februari 2015 12:10 WIB
Dibaca 730

Monexnews - Harga minyak mentah berbalik diperdagangkan melemah pada sesi Asia hari Selasa, pasca International Energy Agency mengatakan jika Amerika Serikat masih akan menjadi sumber utama pertumbuhan pasokan dunia sampai tahun 2020. Yang menggerus ekspektasi tentang perlambatan dramatis dalam pertumbuhan output minyak shale. IEA memperkirakan pertumbuhan produksi shale oil akan terpukul oleh kejatuhan harga saat ini, namun kemudian akan kembali mendapatkan momentum.

Dalam kesempatan yang sama IEA juga memprediksi permintaan minyak global akan meningkat menjadi 29,4 juta barrel per hari pada tahun ini.

Rally harga minyak sempat mendapatkan dorongan tambahan pada hari Senin kemarin setelah rilis laporan bulanan Organization of Petroleum Exporting Countries. Menurut OPEC, permintaan minyak untuk tahun 2015 akan naik menjadi 29,2 juta barrel per hari seiring berkurangnya pertumbuhan pasokan di AS.

Sementara kecemasan tentang gangguan pasokan menyusul pecahnya konflik di Libya telah berangsur mereda. Aksi mogok para petugas keamanan yang telah melumpuhkan pelabuhan minyak Hariga di timur Libya dikabarkan telah berakhir pada Senin malam. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar