Kamis, 27 Juli 2017

commodity  Commodity

Laporan ISM Pacu Rebound Minyak

Senin, 3 Juni 2013 21:22 WIB
Dibaca 461

Monexnews - Pemulihan harga minyak mentah berlanjut pasca laporan Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan aktivitas manufaktur AS berkontraksi untuk pertama kalinya sejak November tahun lalu pada bulan Mei. Data lemah tersebut berhasil meredam ekspektasi pengurangan stimulus moneter Federal Reserve AS pada tahun ini dan mengembalikan Dollar AS berada di bawah tekanan jual, yang sebaliknya menguntungkan komoditas berdenominasi mata uang AS.

Minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Juli saat ini ditawarkan pada kisaran $93.30 per barrel atau sekitar 1,3% lebih tinggi dari harga penutupan pekan lalu.

Sempat tertekan di awal perdagangan pekan ini oleh data ekonomi China yang lebih buruk dari ekspektasi, minyak mentah mampu bangkit menyusul mulai kembalinya kecemasan atas potensi gangguan pasokan. Iran dikabarkan telah siap untuk mengoperasikan reaktor nuklir mereka pada awal tahun depan, yang kemungkinan akan memicu reaksi yang lebih keras dari blok barat.

Harga ‘emas hitam’ juga menuai dukungan dari bencana banjir yang melanda sebagian besar kawasan Eropa, yang menghentikan lalu lintas pengiriman minyak di sepanjang sungai Rhine, serta beberapa masalah output di ladang minyak North Sea Buzzard. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar