Sabtu, 22 Juli 2017

commodity  Commodity

Laporan Optimis IEA Gagal Angkat Harga Minyak

Kamis, 11 Juni 2015 16:48 WIB
Dibaca 3588

Monexnews - Penguatan Dollar AS menghentikan rally pasar minyak dan proyeksi peningkatan permintaan minyak tertutupi outlook muram perekonomian global. Kenaikan nilai tukar Greenback atau Dollar AS menjadi beban perdagangan minyak mentah yang berdenominasi Dollar AS karena harga akan menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Investor Greenback lebih optimis menjelang rilis data penjualan ritel dan klaim pengangguran yang dirilis nanti malam dan ini membantu rebound Greenback terhadap pasangan mata uangnya.

International Energy Agency (IEA), yang mengkoordinasi kebijakan energi untuk negara-negara industri, merilis laporan bulanan yang ditunggu investor minyak mentah. IEA mengabarkan berita baik dengan memprediksi permintaan minyak global di tahun 2015 bertumbuh 280.000 barel per hari menjadi 1,4 juta barel per hari atau hampir 94 juta barel per tahun.

Meskipun demikian, harga minyak tetap melemah pasca rilis laporan. Investor terlihat berpegang pada outlook World Bank yang pesimis pertumbuhan perekonomian global. World Bank memprediksi perekonomian global hanya bertumbuh 2,8% di tahun ini, lebih rendah dari prediksi di bulan Januari yaitu pertumbuhan 3%.

Sampai dengan pukul 16:48 WIB, harga minyak bergerak turun ke level $60.85 di dekat level terendah harian $60.70, dengan level tertinggi harian $61.51. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar