Minggu, 24 September 2017

commodity  Commodity

Lemahnya Data Produksi China Jatuhkan Harga Minyak

Senin, 11 Maret 2013 23:22 WIB
Dibaca 527

Monexnews - Minyak melemah seiring turunnya produksi industri China dan setelah produksi minyak Arab Saudi naik kelevel tertinggi dari level terendah 20-bulan pada bulan lalu.

Minyak berjangka di New York turun sebanyak 1.2 persen setelah data dari pemerintah China menunjukkan negara pengkonsumsi minyak terbesar kedua didunia memulai tahun ini dengan lemahnya pertumbuhan  industri sejak 2009. Produksi minyak Arab Saudi meningkat, menurut seorang pejabat yang mengetahui kebijakan minyak di negara itu. Turunnya minyak  di dorong oleh berkuranganya persediaan bahan bakar.

“Kekecewaan pada berita perekonomian China menempatkan beberapa tekanan di pasar minyak,” kata Gene McGillian, analis dan broker di Tradition Energy di Stamford, Connecticut.”WTI diperkirakan akan konsolidasi antara $90 dan $92. Jika produksi di Saudi meningkat, kita seharusnya melihat tekanan kebawah lebih lanjut di pasar.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar