Sabtu, 22 Juli 2017

commodity  Commodity

Lemahnya Impor China, Komentar Arab Saudi Menekan Harga Minyak

Senin, 23 Maret 2015 16:59 WIB
Dibaca 659

Monexnews - Harga minyak turun lebih dari 1.5% pada hari Senin seiring melemahnya tingkat impor China, sementara komentar dari negara eksportir besar minyak Arab Saudi bahwa pihaknya tidak akan memangkas outputnya secara unilateral untuk mempertahankan harga minyak juga turun memperburuk sentimen. Tingkat impor minyak mentah China dari Iran turun sebesar 3.7% di bulan Februari dari sethaun lalu mejadi 2.04 juta ton. China menaikkan impor secara keseluruhan tahun lalu, mengambil keuntungan dari murahnya harga minyak untuk menambah jumlah cadangannya, namun tangki penyimpanan mungkin sudah mencapai batasnya, membuat tingkat pesanan untuk berkurang. 

Lemahnya tingkat permintaan dari negara konsumen energi besar seperti China datang pada saat Arab Saudi kembali menegaskan keputusannya untuk mempertahankan tingkat produksi dan membiarkan pelemahan harga minyak, yang telah turun lebih dari 50% sejak Juni tahun lalu. Ali al-Naimi pada hari Minggu lalu mengatakan bahwa akan membiarkan pasar menentukan sendiri harga minyak, menambahkan bahwa Arab Saudi hanya akan mempertimbangkan untuk memangkas output bersama dengan negara produsen non-OPEC. Menurut Barclays, jika tingkat produksi OPEC masih berada di sekitar level saat ini dan berada dekat dengan targetnya sebeasr 30 juta barel per hari, surplus pada hari minyak akan melebar hingga mulai dari 0.9 juta barel per hari menjadi 1.3 juta barel per hari.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar