Sabtu, 25 Maret 2017

commodity  Commodity

Libya Coba Mencuri Perhatian Pasar Minyak

Jumat, 29 November 2013 23:24 WIB
Dibaca 626

Monexnews - Harga minyak mentah beranjak naik menjauhi level terendah 6-bulan pada hari Jumat seiring kembali merebaknya kerusuhan di Libya mencuri perhatian pelaku pasar minyak, di tengah minimnya sentimen pasca libur Thanksgiving Day. Pergerakan Dollar AS yang cenderung melemah juga turut berkontribusi terhadap kenaikan harga komoditas, termasuk ‘emas hitam’.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Januari diperdagangkan pada kisaran $93.70 per barrel, setelah sempat menyentuh harga terendah di area $92.10 per barrel.

Faktor geopolitik kembali membayangi pasar minyak menyusul kembali berkecamuknya kerusuhan di Libya. Lebih dari 40 orang dilaporkan tewas dalam sebuah ledakan pada depot militer di Libya selatan, setelah penduduk lokal mencoba mencuri amunisi. Berita terbaru itu melengkapi serangkaian bentrokan lainnya yang kian menyoroti ketidakmampuan pemerintah dalam memulihkan kestabilan keamanan di Libya. Hingga saat ini ekspor minyak Libya masih berada jauh di bawah kapasitas normal seiring aksi milisi bersenjata dan pekerja, yang menuntut hak politik dan kenaikan upah, membuat sebagian besar ladang minyak dan terminal ekspor harus menghentikan operasionalnya. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar