Rabu, 13 Desember 2017

commodity  Commodity

Manufaktur Global Mendorong Prospek Permintaan Minyak

Selasa, 3 September 2013 22:26 WIB
Dibaca 615

Monexnews - Harga minyak mentah berbalik diperdagangkan menguat pada hari Selasa, pasca pertumbuhan manufaktur di beberapa konsumen ‘emas hitam’ terbesar di dunia mendongkrak prospek pertumbuhan permintaan energi. Sebelumnya harga minyak sempat berada di bawah tekanan pada awal perdagangan pekan ini, seiring meredanya kecemasan atas resiko intervensi militer di Suriah mengembalikan dominasi Dollar AS di pasar.

Laporan Institute for Supply Management (ISM) beberapa saat yang lalu menunjukkan sektor manufaktur AS berekspansi pada laju tercepat dalam 2 tahun di bulan Agustus, dengan naik menjadi 55.7 dari 55.4 pada bulan Juli.

Pada awal pekan kemarin HSBC juga melaporkan indeks aktivitas manufaktur China kembali menyambangi level ekspansi, naik menjadi 50.1 pada bulan lalu. Data manufaktur lainnya yang dikeluarkan pemerintah China pada hari Minggu juga mengalami kenaikan.

Dari zona Euro, hasil survey Markit juga mengkonfirmasi terjadinya pertumbuhan di sektor manufaktur pada bulan Agustus. Percepatan ekspansi bisnis di Jerman telah mendorong indeks manufaktur blok Euro naik menjadi 51,4 ​​dari 50,3 pada bulan Juli.

Meningkatnya aktivitas pabrik-pabrik cenderung membutuhkan lebih banyak bahan bakar, sehingga mempercerah prospek pertumbuhan permintaan minyak mentah dunia. Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Oktober ditawarkan pada kisaran $108.10 atau sekitar 0,1% di atas harga penutupan kemarin.

(vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar