Selasa, 24 Januari 2017

commodity  Commodity

Melemah, Investor Minyak Mentah Tunggu Hasil Payrolls

Jumat, 7 Februari 2014 14:09 WIB
Dibaca 601

Monexnews - Kontrak minyak mentah berjangka terpantau melemah pada sesi perdagangan hari Jumat (07/02). Harga komoditi ini mengarah pada koreksi pertamanya dalam empat hari terakhir. Perhatian investor kini tersita ke laporan tenaga kerja Non-farm Payrolls, yang bisa mencerminkan prospek permintaan minyak di masa depan.

Kontrak minyak untuk pengiriman bulan Maret merosot 20 sen ke posisi $97.64 per barel. Jika dihitung secara mingguan, minyak masih menapaki penguatan 0.2% untuk pekan ini.

Motor penggerak harga minyak hari ini tak lain adalah rilis data non-farm payrolls nanti malam WIB. Analis keuangan yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan terciptanya 190.000 lapangan kerja baru di bulan Januari. Sementara angka rata-rata pengangguran diharapkan turun ke level 6.6% dari 6.7% dengan asumsi bahwa hasil data tidak terlalu optimis karena banyak warga Amerika berhenti mencari kerja dalam dua bulan terakhir. Komponen warga seperti inilah yang tidak bisa direpresentasikan oleh jumlah rata-rata pengangguran.

Pada bulan Desember lalu, pelaku ekonomi Amerika Serikat membuka 74.000 lapangan kerja baru atau jauh di bawah harapan sebelumnya, 193.000. Meski mengecewakan, ekonom dan investor menilai penurunan payrolls lebih banyak disebabkan oleh cuaca buruk. Apabila laporan tenaga kerja kembali gagal memenuhi ekspektasi, maka harga minyak mentah tinggal menunggu waktu untuk melemah lagi.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar