Kamis, 27 Juli 2017

commodity  Commodity

Mendatar, Minyak Tunggu Data Persediaan dan Pidato Bos The Fed

Selasa, 11 Februari 2014 16:20 WIB
Dibaca 608

Monexnews - Kontrak berjangka minyak mentah bergerak mendatar pada sesi Asia hari ini (11/02). Investor bersikap kalem karena menunggu petunjuk dari rilis data persediaan Amerika Serikat, stabilitas demand-supply global dan hasil data pertumbuhan ekonomi. 

Di New York Mercantile Exchange, kontrak minyak light sweet crude untuk pengiriman Maret tercatat di $100.29 per barel atau naik tipis dibandingkan harga pada sesi elektronik di Globex. Sementara harga minyak varian Brent untuk pengiriman bulan yang sama di ICE Futures exchange - London menguat $0.05 ke $108.68 per barel.

Setelah mencatat kenaikan selama lima sesi beruntun, minyak varian West Texas Intermediate (WTI) bertahan di level tertingginya tahun ini pada sesi overnight kemarin. Trend perbaikan harga minyak dipengaruhi oleh tingginya permintaan untuk produk bahan bakar pemanas di Amerika Serikat. Musim dingin ekstrim mendorong bertambahnya volume permintaan konsumen terhadap minyak. Di saat yang sama prospek persediaan juga tidak terlalu bagus menyusul kemacetan distribusi minyak yang melalui pipa di wilayah Cushing, Oklahoma.

Rilis data yang akan menggerakkan harga pada malam ini adalah laporan oil inventory yang dipublikasikan oleh American Petroleum Institute. Dari sisi makroekonomi, sentimen yang berpotensi menggoyang harga minyak dalam beberapa jam ke depan adalah pidato bos baru Federal Reserve Bank, Janet Yellen. Ia akan mengungkapkan pandangannya tentang kinerja ekonomi dalam negeri dan kebijakan tapering yang eksekusinya telah dimulai bulan Januari lalu.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar