Selasa, 26 September 2017

commodity  Commodity

Minyak Anjlok 3% Karena Prospek Tingginya Ekspor Iran

Kamis, 16 Juli 2015 3:02 WIB
Dibaca 1749

Monexnews -  Harga minyak terperosok pada hari Rabu pada ekspektasi melonjaknya ekspor dari Iran yang akan menambahkan suplai global yang sudah melimpah dan juga karena naiknya cadangan minyak di hub Cushing, Oklahoma.

Perjanjian program nuklir Iran pada hari Selasa antara enam kekuatan dunia dan Iran diperkirakan akan menghasilkan pencabutan sanksi di awal tahun 2016 yang sebelumnya telah membatasi penjualan minyak Iran dalam beberapa tahun terakhir.

Minyak WTI ditutup turun $1.63, atau 3.1%, di $51.41 per barel. Itu adalah level penutupan terendah sejak 9 April. Sementara itu minyak Brent turun $1.40 di $57.10 per barel, sempat berfluktuatif dari $57.29 hingga $58.81. Kontrak bulan Agustus akan berakhir hari Kamis.

Harga minyak merosot walaupun cadangan minyak mentah AS turun 4.3 juta barel pada pekan lalu, menurut laporan dari Energy Information Administration (EIA), seiring kilang minyak meningkatkan output ke level tertinggi.

Sementara cadangan turun lebih besar dari perkiraan analis untuk penurunan 1.2 juta barel, namun penurunan tersebut masih di lebih rendah daripada penrtunan 7.3 juta barel yang dilaporkan oleh kelompok industri American Petroleum Institute (API) pada hari Selasa.

Cadangan minyak mentah naik di Cushing, Oklahoma, hub pengiriman untuk kontrak minyak AS.

Analis dari salah satu broker di New York mengatakan bahwa cadangan di Cushing naik dan itu berikan tekanan terhadap kontrak minyak AS.

Sementara itu analis dari Goldman Sachs estimasikan Iran dapat menyuplai ekstra 200.000 hingga 400.000 barel perhari di tahun 2016 dari perilisan 20-40 juta barel dari cadangan yang mengambang.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar