Selasa, 28 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak Anjlok Atas Outlook Akan Melambatnya Permintaan China

Senin, 3 Februari 2014 16:55 WIB
Dibaca 525

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate turun untuk hari kedua di tengah spekulasi bahwa permintaan bahan bakar China akan menyusut seiring melambatnya pertumbuhan di negara yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia.

Minyak berjangka turun sekitar 0.7 persen di New York, memperpanjang penurunan sebesar 0.8 persen pada tanggal 31 Januari. Indeks manajer pembelian berada di level 50.5 untuk bulan Januari turun dari bulan sebelumnya yang berada di level 51.0, data tersebut akan semakin meningkatkan outlook akan meredanya pertumbuhan di tengah upaya pemerintah untuk mengendalikan kredit yang berlebihan, kata biro statistik nasional dan federasi logistik dan pembelian China di Beijing pada tanggal 1 Februari. Data  tersebut adalah pembacaan terendah dalam enam bulan. Data manufaktur dari AS dan Euro akan di rilis pada hari ini.

“Melambatnya ekonomi China, sejalan dengan kebijakan ekonomi terbaru, menambahkan tekanan ke sebagian besar harga komoditas pada hari ini termasuk minyak,” kata Andery Kryuchenkov, seorang analis di VTB Capital di London.

Minyak WTI untuk pengiriman bulan Maret turun sekitar 71 sen di kisaran $96.78 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $96.90 per barel pada pukul 16.53 wib.  Harga minyak telah turun sekitar 1.5 persen di tahun 2014.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar