Rabu, 26 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Anjlok Di Tengah Opini Pasar Bahwa Kenaikan Terlalu Berlebihan

Jumat, 31 Januari 2014 16:29 WIB
Dibaca 592

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate turun di tengah spekulasi bahwa kenaikan harga minyak akhir-akhir ini ke level tertinggi pada tahun ini terlihat berlebihan.

Minyak berjangka menurun sekitar 0.5% di New York, memangkas penguatan untuk pekan ketiga. Data pemerintah besok mungkin akan menunjukkan indeks manufaktur China akan turun ke level terendah dalam enam bulan, menurut hasil survey Bloomberg. Minyak WTI mungkin akan turun pada pekan depan di tengah kecemasan bahwa ekonomi di negara berkembang akan melambat, yang mungkin akan membatasi permintaan pada bahan bakar, menurut hasil survey terpisah terhadap para ekonom dan trader oleh Bloomberg.

“Para trader sedang mengunci keuntungan mereka,” kata Michael McCarthy, kepala analis di CMC Markets di Sydney yang memprediksi bahwa investor mungkin akan menjual kontrak minyak WTI di kisaran $98.50 per barel.” Bukan hanya terlihat kenaikan yang signifikan pada posisi minyak namun juga saat ini mendekat beberapa titik resisten teknikal.”

Minyak WTI untuk kontrak bulan Maret melemah sekitar 64 sen menjadi $97.59 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dan saat ini bergerak di kisaran $97.82 pada pukul 16.27 wib. Kontrak minyak naik sebanyak 87 sen menjadi $98.23 per barel kemarin, level penutupan tertinggi sejak 31 Desember. Volume dari semua kontrak berjangka yang di perdagangkan bergerak di kisaran 44% di bawah rata-rata pergerakan 100 hari. Harga minyak telah naik sebanyak 1.3% pada pekan ini sementara telah turun sebanyak 0.6% di bulan Januari.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar