Kamis, 27 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Anjlok, Pasar Masih Terbebani Oleh keputusan OPEC

Selasa, 2 Desember 2014 9:38 WIB
Dibaca 834

Monexnews - Minyak West Texas Intermediate melemah, mengurangi reli terbesar sejak bulan Agustus 2012 seiring investor mempertimbangkan keputusan OPEC yang tidak membatasi melimpahnya pasokan minyak global.

Kontrak berjangka tergelincir sebesar 0.3% di New York, tergelincir untuk kelima kalinya dalam enam hari. OPEC mungkin akan mengadakan pertemuan darurat pada awal tahun depan, kata Menteri Luar Negeri Venezuela Rafael Ramirez dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Panorama. Kelompok tersebut tidak mengurangi produksinya pada pertemuan pekan lalu yang mana itu menjadi pertanda baik untuk produsen AS, menurut miliyarder Harold Hamm.

Minyak telah anjllok ke pasar bear di tengah laju tercepat produksi AS dalam lebih dari tiga dekade dan tanda-tanda melambatnya pertumbuhan permintaan global. OPEC, yang bertanggung jawab untuk sekitar 40% dari suplai minyak global, menolak seruan dari para anggota yang termasuk Venezuela dan Iran untuk mengurangi target produksi kolektif yang sebesar 30 juta barel per hari pada pertemuan tanggal 27 November di Vienna.

"Resiko penurunan pada harga masih ada karena AS memompa pada jumlah yang luar biasa," kata David Lennox, analis sumber daya alam di Fat Prophets di Sydney. "Pasar akan memantau laporan bulanan OPEC untuk melihat apa yang akan mereka lakukan dengan produksi."

Minyak WTI bulan Januari turun sebesar 60 sen menjadi $68.40 per barel di dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada pukul 09.35 wib. Kontrak kemarin naik sebesar 4.3% menjadi $69, melemah sebanyak 3.7%. Harga minyak telah anjlok sebesar 30%.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar