Minggu, 28 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Anjlok, Sentuh Level Terlemah 5-Pekan

Kamis, 9 Januari 2014 3:34 WIB
Dibaca 636

Monexnews -

Minyak mentah turun pada hari Rabu, dengan kontrak minyak AS tergelincir ke level terendah dalam lima pekan seiring investor mengabaikan terbatasnya pasokan minyak Libya dan turunnya persediaan minyak AS, pasar fokus pada kekhawatiran permintaan.

Premi minyak brent atas minyak WTI naik lebih dari $14 perbarel, seiring meningkatnya cadangan minyak mentah di Oklahoma, Cushing yang merupakan titik pengiriman kontrak minyak AS, di laporkan oleh Energy Infrmation Administration (EIA) AS pada hari Rabu, di bayangi oleh penurunan persediaan di tempat lain di AS.

Persediaan minyak mentah di Cushing naik sebanyak 1.1 juta barel pada pekan lalu, kata EIA, sementara itu persedian minyak nasional turun sebanyak 2.7 juta barel. Bagaimanapun, itu jauh lebih sedikit, daripada penurunan sebanyak 7.3 juta barel di seluruh negeri yang di laporkan oleh kelompok industry American Petroleum Institute pada hari Selasa.

Persediaan bensin dan minyak suling, termasuk disel dan minyak pemanas, juga naik tajam, perkembangan yang analis katakan adalah bearish untuk minyak mentah.

Minyak brent dapatkan dukungan dari ketegangan di Libya setelah kelompok bersenjata di wilayah otonomi timur mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan mengundang perusahaan asing untuk membeli minyak yang di sita dari pelabuhan dan akan melindungi kapal tanker yang tiba, dalam upaya menentang pemerintah di Tripoli, yang telah bersumpah untuk menhentikan mereka.

Minyak brent untuk pengiriman bulan Februari membalikan penguatan di awal, di perdagangkan hampir datar di atas $107 per barel, setelah naik sebanyak 62 sen pada hari Selasa.

Minyak WTI turun sebanyak $1.34 menjadi $92.33 per barel, menyentuh level terendah dalam lima pekan. Pelemahan minyak di mulai setelah di publikasikannya minutes pertemuan terakhir FOMC yang menunjukkan sikap bank sentral yang ambivalen tentang pengurangan pembelian obligasi.      

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar