Sabtu, 27 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Anjlok Tajam Setelah Sempat Rebound

Selasa, 7 Juli 2015 21:28 WIB
Dibaca 1701

Monexnews -

Harga minyak berbalik melemah setelah sempat rebound di sesi perdagangan Eropa seiring kecemasan utang Yunani ditambah prospek deal nuklir Iran memicu penurunan harga minyak.

Setelah hari Senin kemarin harga minyak anjlok -7.7%, sekaligus membukukan penurunan harian terbesar sejak February, hari ini minyak kembali merosot -2.80% di level $51.05 per barrel, setelah meraih titik tertinggi intraday di $53.40 dan level terendah hariannya di $50.89 per barrel.

Pelemahan Minyak turut dipicu spekulasi deal nuklir Iran yang akan menghapus embargo minyak dari Iran sehingga pasokan minyak global akan bertambah. OPEC sendiri malah menambah produksi minyak nya hingga 170,000 barrel per hari lebih besar di banding bulan Mei, sekaligus merupakan kenaikan untuk 4 bulan berturut-turut sejak February.

Ancaman banjirnya supply minyak Iran jika tercapai deal nuklir Iran dengan negara barat semakin menambah tekanan pada harga minyak. Kesepakatan antara Iran dengan China, Prancis, Russia, Inggris, AS dan Jerman kemungkinan akan menghapus embargo transaksi ekspor minyak Iran, sehingga Iran dapat kembali menjual bebas minyak nya, termasuk berurusan dengan perbankan Eropa dan ekspansi perdagangan di berbagai sektor kunci lainnya. Sebagai gantinya, negara barat menginginkan Iran menghentikan program nuklir nya untuk 10 – 15 tahun kedepan.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar