Minggu, 22 Oktober 2017

commodity  Commodity

Minyak Anjlok Tertajam Dalam 6 Bulan

Jumat, 3 Januari 2014 6:16 WIB
Dibaca 497

Monexnews - Minyak tenggelam pada awal perdagangan di tahun baru akibat penguatan dollar dan peningkatan produksi di Libya menekan harga minyak hingga 3%.

Dollar terpantau menguat tajam terhadap beberapad mata uang utama, indeks dollar menguat ke level 80,557. Dollar menguat terhadap euro akibat spekulasi penguatan euro selama tahun 2013 dan menjadi mata uang dengan kinerja terbaik hanya sementara, mengingat perbedaan kebijakan antara kedua bank sentral. Sementara hal yang sama juga menimpa sterling harus turun dari level tertinggi 28 bulan terhadap dollar.

National Oil Corp (NOC) Libya mengatakan akan mengaktivkan kembali ladang minyak El Sahara dan berharap memulihkan kembali produksi dalam beberapa hari pasca pengunjuk rasa setuju untuk menghentikan aksi mogok yang telah memblokir ladang minyak sejak akhir Oktober lalu. Output minyak Libya saat ini masih kurang dari 250.000 barel per hari, jauh dibawah 1,4 juta barel per hari pada bulan Juli lalu.

Minyak pada perdagangan Kamis ditutup pada level $95,44 per barel, dan saat ini diperdagangkan pada kisaran $95,45 per barel. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar