Sabtu, 22 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Anjlok Untuk Pekan Keenam, Pelemahan Terpanjang Sejak 1998

Sabtu, 16 November 2013 3:49 WIB
Dibaca 549

Monexnews -

Minyak West Texas Intermdiate (WTI) ditutup dengan penuruan mingguan keenam, pelemahan terpanjang dalam 15 tahun terakhir, seiring meningkatnya pasokan minyak AS yang menandingi spekulasi bahwa Federal Reserve akan pertahankan stimulus ekonomi.

Minyak berjangka turun sebanyak 0.8% pada pekan ini, siap untuk penurunan terpanjang sejak Desember 1998. Persediaan minyak AS naik ke level tertinggi dalam delapan pekan seiring melonjaknya produksi ke level tertinggi sejak Januari 1989, ditunjukan dalam data dari Energy Information Administration pada hari Kamis. Minyak WTI awalnya rebound setelah Janet Yellen, calon ketua Fed selanjutnya, kemarin mengatakan bahwa bank sentral tidak haru terburu-buru untuk akhiri program pembelian obligasi terlalu cepat.

“Kami melihat melonjaknya persediaan di sini karena produksi terus naik, yang telah berikan tekanan turun pada harga minyak WTI,” kata Addison Armstrong, direktur analis pasar di Tradition Energy di Stamford, Connecticut.” Selama Fed tampaknya akan lanjutkan program stimulus, minyak WTI tidak akan bergerak turun kebawah $90.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar