Senin, 23 Oktober 2017

commodity  Commodity

Minyak Berfluktuasi Di Tengah Laporan Cadangan AS Dan Kebijakan Iran

Kamis, 18 Desember 2014 16:24 WIB
Dibaca 769

Monexnews - Minyak berfluktuasi di dekat level terendah lima tahun seiring investor mempertimbangkan penurunan cadangan minyak di AS terhadap tanda-tanda bahwa Iran akan bergabung dengan anggota OPEC lainnya dalam menolak menyerahkan pangsa pasar.

Kontrak minyak berjangka hanya sedikit berubah setelah kemarin naik sebesar 1%. Cadangan minyak mentah AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia, turun sebanyak 847,000 barel pada pekan lalu, di laporkan kemarin oleh Energy Information Administration. Iran pada pekan ini mengikuti langkah  Arab Saudi, Irak dan Kuwati dalam menawarkan diskon yang lebih besar untuk penjualannya ke Asia. "

"Normal jika harga minyak kembali lebih rendah," kata Carl Larry, direktur minyak dan gas alam di Frost & Sullivan di Houston dalam sebuah wawancara di Bloomberg Television pada hari ini. Anggota OPEC "sedang mencoba untuk yang terdepan dalam mendapatkan konsumen, dan salah satunya adalah China. Saya tidak berpikir bahwa mereka akan mendapatkan kembali konsumen AS dengan suplai yang terjadi di negaranya, namun saya pikir mereka ingin mendapatkan sebanyak mungkin dari China.

Minyak WTI Januari bergerak di kisaran $57.55 per barel di dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada pukul 16.20 wib. Kontrak kemarin naik sebanyak 54 sen menjadi $56.47. Harga telah melemah sebesar 43% pada tahun ini, berada di jalur untuk penurunan tahunan terbesar sejak tahun 2008.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar