Minggu, 22 Oktober 2017

commodity  Commodity

Minyak Berfluktuasi Setelah Bailout Yunani Dan Laporan OPEC

Selasa, 14 Juli 2015 3:41 WIB
Dibaca 2301

Monexnews -  Minyak berjangka bergerak fluktuatif pada hari Senin, dapatkan dukungan dari kesepakatan Yunani dengan para krediturnya yang meredakan ketakutan atas permintaan energi di Eropa, namun dapatkan tekanan oleh ekspektasi bahwa Iran mungkin dapat dengan segera melepaskan jutaan barel minyak mentah ke pasar global.

Para trader juga mencerna data laporan bulanan dari Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC), yang menunjukkan kenaikan dalam pertumbuhan permintaan minyak global pada tahun ini namun juga mengungkapkan produksi anggotanya yang lebih tinggi.

Di New York Mercantile Exchange, harga minyak WTI bulan Agustus diperdagangkan di $52.81 per barel, naik 7 sen, atau 0.1%, setelah menyentuh level rendah di $51.26.

Analis senior dari salah satu broker di AS mengatakan bahwa minyak "dapatkan dorongan dari potensi hasil kesepakatan Iran.

Para pejabat dari beberapa negara Eropa telah mengatakan bahwa mereka ingin mencapai sebuah kesepakatan dengan Iran pada Senin sore, atau pembicaraan beresiko gagal setelah tengat waktu berulang kali gagal. Pejabat AS telah indikasikan bahwa mereka mungkin akan bersiap untuk berikan lebih banyak waktu untuk pembicaraan ini.

Sementara itu minyak Brent pengiriman bulan Agustus turun 17 sen, atau 0.3%, menjadi $58.56 per barel di London, namun sebelumnya sempat diperdagangkan dekat level tertinggi sesi di $58.83.

Pada bulan ini sampai tanggal 13, harga minyak Brent telah turun sekitar 8% dan WTI sekitar 11% seiring investor meningkatkan kecemasan tentang propsek minyak mentah yang lebih banyak dari Iran, serta dampak dari gejolak Yunani terhadap ekonomi Eropa. Pada saat yang sama, kecemasan telah meningkat pada keadaan ekonomi China, setelah kejatuhan pasar saham negara trersebut dalam sebulan terakhir.

Sementara itu, laporan bulanan dari OPEC telah melindungi berita bullish dan bearish untuk pasar minyak.

OPEC mengurangi ekspektasi permintaan untuk minyak pada tahun ini sebesar 100.000 barel dan melaporkan kenaikan produksi bulanan sebesar 283.000 barel perhari dalam produksi negara anggotanya. OPEC juga naikan perkiraan untuk pertumbuhan permintaan minyak di tahun 2015 menjadi 1.28 juta barel perhari dan perkirakan konsumsi global akan tumbuh lebih cepat di tahun 2016.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar