Rabu, 22 November 2017

commodity  Commodity

Minyak Berjangka Cetak Kenaikan Mingguan Hampir 8%

Sabtu, 18 April 2015 3:25 WIB
Dibaca 6309

Monexnews - Minyak berjangka AS berakhir dengan kerugian pada hari Jumat di tengah penurunan bursa saham AS dan masih berlangsungnya kecemasan atas hutang Yunani yang memicu kekhawatiran tentang permintaan energi, namun setelah membukukan kenaikan selama enam sesi, harga tercatat menguat hampir 8% untuk pekan ini.

Cadangan minyak mentah AS telah terus bertambah, dengan data pemerintah terbaru menunjukkan kenaikan untuk minggu ke 14 beruntun, namun banyak pelaku pasar masih optimis bahwa penurunan dalam jumlah aktivitas rig pengeboran AS akan membawah minyak dengan segera mengalami penurunan yang cukup besar dalam produksi di negara AS.

Minyak kontrak bulan Mei berakhir di $55.74 per barel, turun 97 sen, atau 1.7% di New York Mercantile Exchange. Untuk pekan ini, harga naik sekitar 7.9% setelah pada hari Kamis mencapai level tertinggi tahun ini.

Kerugian pada minyak bergerak intensif menjelang penutupan di sesi perdagangan Nymex karena penurunan jumlah aktivitas pengeboran rig AS pada tingkat mingguan datang di bawah ekspektasi dan para trader ketakutan pada penurunan di pasar saham, ekonomi China dan masalah hutang Yunani, ucap Phil Fynn, analis pasar senior di Price Futures Group.

Baker Hughes pada hari Jumat melaporkan bahwa jumlah aktivtas pengeboran rig AS untuk minyak hingga 17 April turun sebanyak 26 untuk tingkat mingguan menjadi 734. Itu turun 51% pada tingkat tahunan.

Sebagian besar euforia di pasar minyak akhir-akhir ini telah terjadi karena tanda-tanda produksi minyak AS telah memuncak, dan mungkin akan mulai turun dalam beberapa bulan mendatang, dan laporan dari meluasnya konflik di Yaman.

Jay Hatfield, manajer portofolio di AMAZA dan presiden di Infrastruktur Capital Advisors, mengatakan bahwa dia melihat potensi penuranan produksi minyak AS secara bertahap dan meningkatnya permintaan selama musim menyetir di musim panas, namun harga minyak Nymez "mungkin akan masih diperdagangkan dikisaran $50 -$55 dalam sebulan kedepan sampai kita melihat adanya data positif dari rendahnya produksi dan meningkatnya konsumsi."

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar